Rabu, 08 Februari 2012

SEJARAH PERKEMBANAG MANAJEMEN BAGIAN 2 ( Era Manajemen Awal)


3.Revolusi Industri

Dalam sejarah manajemen, Revolusi Industri juga menggambil andil dalam era awal dari manajemen.Faktor yang melatarbelakangi terjadinya Revolusi Industri adalah terjadinya revolusi ilmu pengetahuan pada abad ke 16 dengan munculnya para ilmuwan seperti Francis Bacon, Rene Decartes, Galileo Galilei serta adanya pengembangan riset dan penelitian dengan pendirian lembaga riset seperti The Royal Improving Knowledge, The Royal Society of England, dan The French Academy of Science. Adapula faktor dari dalam seperti ketahanan politik dalam negeri, perkembangan kegiatan wiraswasta, jajahan Inggris yang luas dan kaya akan sumber daya alam.

Revolusi yang terjadi pada akhir abad ke-18 ini merubah Domestic system (kerajinan rumahan) dan industri manufaktur menjadi Factory System.
Untuk lebih rincinya para pembaca sekalian begini,,,
Dalam perkembangan Industri, sebelum mencapai tingkat Factory system ada dua tingkat yang di lewati.
(1).domestic system
Domestic System (DS), merupakan suatu industri yang dikerjakan di rumah pengrajin masing-masing secara manual. Tenaga yang digunakan pada saat itu masih 100% pure tenaga manusia, dikarenakan masih jadul zamannya. kemudian hasil dari produksi rumahan tersebut, oleh para rakyat dijual kepada pengusaha-pengusaha.
(2).Industri manufaktur
Memasuki perkembangan industri yang ke dua adalah Industri manufaktur. Setelah DS, para pengusaha mempunyai suatu strategi baru dalam mendapatkan barang produuksi yang diinginkannya. Yaitu dengan memrangkul para produsen yaitu rakyat, untuk bekerja dan memproduksi barang produksi di rumah para pengusaha tersebut (secara otomatis pengusaha menjadi majikan). Para pekerja di sediakan berbagai fasilitas tempat tinggal. Jadi para pekerja sepenuhnya tinggal di rumah majikan tsb. Secara otomatis pula, tempat tersebut di jadikan sebagai tempat untuk menjual barang hasil produksi. Dalam tingkat ini, tenaga yang di gunakan mmasih menggunakan tenaga manusia, serta alat-alat yang digunakan masihlah berupa alat tradisional.
(3).Factory System
Barulah dalam tingkat yang ke-3 ini, terjadi perubahan yang amat segnifikan.Kenapa???karena seluruh alat yang dugunakan sebagian besar telah menggunakan mesin. Tempat pemroduksian barang produksi tidak lagi terjadi di rumah sang majikan, tetapi terjadi di tempat tersendiri yang di sebut dengan pabrik. jaadi dalam tingkat yang ke-3 ini, alat, tempat produksi dan tempat penjualan, semuanya telah mengalami perubahan.

Trus..trusss..????naaaaaah...berhubung pemroduksian barang telah menggunakan mesiiiin, maka barang produksi dapat di produksi secara massal.Karena itu para pengusaha alias majikan memerlukan suatu cara atau taktik untung mengatur itu semua. sehingga di gunakanlah ilmu kemanajemenan dalam meramalkan suatu permintaan, memastikan cukupnya persediaan bahan baku, memberikan tugas kepada bawahan, mengarahkan kegiatan sehari-hari, dan lain-lainnya.

Berhubungan dengan itu semua, dapat ditarik kesimpulan bahwa makna dari revolusi indutri adalah suatu perubahan teknologi, sosioekonomi, dan budaya yang terjadi di akhir zaman ke-18 yang di dasarkan pada pekerja, yang padanya telah di minasi oleh perindustrian dan mesin


Akhirnya dampak dari Revolusi Industri itu semua,perindustrian berkembang pesat di Inggris, terutama dalam hal mengexpor. Salah satunya adalah katun. Segera saja, revolusi ini berkembang pesat lantaran semerbak harumnya. Menyebar dari daratan eropa barat, amerika utara, hingga ke seluruh dunia sampai sekarang ini.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar